Oleh: Helmi | 4 Oktober 2012

Rahasia Orang Kaya

siklus orang kayaPenyebab seseorang yang kaya menjadi makin kaya raya harus Anda pelajari jika ingin meningkatkan penghasilan Anda. Kekayaan bisa Anda peroleh jika telah mempelajari perbedaan gaya hidup orang kaya.

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin ?

Mau tahu apa sih sebenarnya rahasia orang kaya ?

Kenapa orang kaya semakin kaya ?, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial?

Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang lebih besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Rahasia orang kaya berada dalam mindset seperti gambar diatas :

Para orang kaya akan terus memperbesar income atau pendapatannya, setelah memiliki income mereka akan menabung, namun agar bisa menabung dengan cukup, maka gaya hidupnya dan pemenuhan kebutuhan hidupnya disederhanakan (simplicity) sehingga mereka memiliki uang untuk ditabung (savings), setelah tabungan cukup mereka akan melakukan investasi pada usaha yang menguntungkan dengan menyisakan cadangan pada tabungan (tabungan bersifat mutlak, untuk keperluan mendadak, hari tua, pendidikan dan lain sebagainya). Investasi yang dilakukan akan menambah income.  Dan siklus akan berjalan terus sedemikian rupa sehingga harta mereka terus bertambah.

Bagi yang pendapatannya pas-pasan, harus bekerja lebih keras untuk memperbesar income dan melakukan penyerdaahanan atau penghematan pada biaya hidup. Dan penyerdehaan harus tetap dilakukan meskipun income melebihi pengeluaran pokok kita. Apakah kita tidak boleh menghargai diri sendiri dan menikmati kemewahan dari kekayaan yang diperoleh? Jawabannya harus dan wajib hukumnya! Namun ada syarat dan ketentuannya, orang kaya boleh bergaya hidup mewah jika gaya hidup mewah itu didapatkan dari 10% hasil investasi yang dilakukan.

INGAT! banyak  ”orang kelihatan kaya” memakai mobil keluaran terbaru, memakai gadget terkini, makan direstoran mahal dari pendapatan pokoknya. Inilah jebakan kekayaan semu, income bertambah maka akan kencenderungan kebutuhan juga bertambah (yang dulunya cuman makan diwarteg, setelah income naik makannya pindah ke restoran), sehingga meskipun dengan income yang besar pengeluaran juga besar, sehingga tidak memiliki tabungan apalagi investasi.

Nah kemudian bagaimana cara mengatur keuangan yang kita miliki agar bisa mengikuti siklus diatas? Caranya sangat sederhana, namun perlu ketekunan dan keikhlasan dalam menjalaninya. Berikut cara pengelolaan pendapatan yang disarankan pada orang kaya :

  • 10%  untuk beramal (wajib, bagi umat muslim zakat 2,5% dari pendapatan bersih adalah batas kikir🙂 )
  • 10% untuk tabungan yang aman (untuk hari tua)
  • 10% untuk investasi (sedikit beresiko, dengan hasil yang sepadan) jika belum cukup dikumpulkan dulu sampai cukup)
  • 10% untuk pendidikan (upgrade kemampuan individu)
  • 10% untuk kesenangan pribadi (lebih baik diambil dari hasil investasi, jika ada)
  • 50% untuk kebutuhan hidup (kebutuhan pokok, cicilan rumah, asuransi, pendidikan anak,dll) jika melebihi kebutuhan sebaiknya masuk savings)

“Banyak orang miskin karena ingin kelihatan kaya”

Silahkan dijawab dengan kejujuran masing-masing dibawah ini :

Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang.

Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakah Anda?

sumber : tdwclub.com gambar Siklus Kaya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: